Tempat Sembunyi


assalamu allaikum warahmatullahi wabarakathu,

kisah misteri kali ini tentunya sepenggal kisah nyata dari penulis, mengenai waktu kejadian nya sudah cukup lama sekali  yaitu waktu penulis masih anak anak kisaran umur saat itu kurang lebih 8 tahunan, dan menurut penulis sih kisah ini gak begitu seram saat ini, tapi beda lagi dengan waktu penulis mengalami beberapa puluh tahun yang lampau, lalu bagai mana kisah nya? ... yuuuu...

 

begini cerita nya

dulu tepat nya di kota serang banten,  saat itu usia ku baru menginjak 8 tahun, di tempat tinggal ku, suasana pedesaan sangat kental terasa, hampir bisa di katakan kehidupan ku sehari hari kala itu , tidak beda seperti acara si bolang ( bocah petualang ) di mana nuansa suatu tempat yang sungguh nyaman dan terbebas dari deru kotor nya debu dan bising nya kota seperti saat ini, di mana mana sungguh bebas dan terhampar luas tempat bermain, baik dari tanah lapang , hamparan sawah, sungai sungai kecil nan jernih  dan kebun kebun milik warga atau pun kebun semak belukar yg memang ada sendirinya yang tersedia oleh alam. pokok nya bila aku mengingat masa kecil ku sungguh selalu kupanjat kan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena betul betul masa kecil yang sangat berbahagia, hingga ingin rasanya terulang kembali masa masa itu hehehehe...

sedikit bercerita juga nih,  kalau dulu saat penulis hendak keluar main bersama kawan kawan  seperjuangan, ga ada itu istilah nya minta uang jajan, tapi justru biasa nya paling berbekal golok atau pisau hehehe tapi.. eitss... nanti dulu, maaf bukan modal senjata buat tawuran, tapi memang saat itu alat alat senjata tajam cukup di perlukan, seperti untuk mengambil buah kelapa di kebun atau untuk sekedar memotong kayu bakar, ranting ranting kering dan singkong, jaga jaga kalau perut lapar hehehe...

dan kalau pun sore hari setelah kenyang seharian bermain, malah kita yang ada,  pulang jarang dengan tangan kosong,  entah membawa tangkapan ikan dari kali ( sungai kecil ) dan tak jarang beberapa buah buahan seperti sirsak, sawo,  mangga, pisang,kelapa , pepaya pasti tuh penulis gendong sampai kerumah, dari hasil berburu dari suatu tempat yang telah di sediakan oleh alam xixixixi... ya begitulah sedikit cerita masa masa kecil ku dulu.

pada suatu ketika aku bareng kawan kawan seperjuangan ku, ada sebuah ide yang cukup menarik, yaitu berencana mencari lokasi untuk membuat semacam tempat persembunyian atau base camp lah istilah nya, tujuan nya sebagai tempat istirahat kala tengah bermain atau tempat berkumpul hehehe..

akhir nya di carilah beberapa titik tempat lokasi yang cocok, dengan tidak perlu memakan waktu lama, kami menemukan tempat yang cocok itu,  sebuah tanah lapang yang tidak jauh dari rumahku sebuah tanah lapang yang penuh di tumbuhi semak belukar yang tinggi aneh ya semak belukar ko di jadikan base camp,  tapi tunggu dulu semak belukar ini lain dari yang lain,  dari luar terlihat seperti semak semak yg menjulang tak ter urus,  tapi ternyata dari sisinya ada semacam lubang yang menyerupai lorong  jalan masuk yang terus masuk kedalam,  setelah beberapa bagian kita potong, ranting ranting bagian dalam dan bawah semak semak kita rapi kan,  jadi terbentuk semacam jalan masuk,  seperti mulut goa,  dan di bagian dalam nya jadilah  semacam ruangan cukup luas di antara bawah semak semak yang rimbun lalu tahap akhir kita bawa beberapa kardus bekas dan tikar untuk alas.  Ooalaa ..jadilah tempat persembunyian yang mantap... asli kereeeen abis lah :p

nah pada suatu ketika nih aku berikut kawan kawan seperjuangan, seperti biasa habis bersuka ria mencari  ikan di kali, berencana akan bakar bakar ikan di bascamp, setelah terkumpul banyak ikan dan juga beberapa umbi umbian yang di dapat, jadilah kita siang hari itu pesta bakar bakar ikan disana,  singkat cerita kita semua udah merasa kekenyangan, seperti biasa kalau sudah kenyang,  ga  ada lagi kalau bukan mengantuk... apalagi sambil di terpa semilir angin sepoy sepoy

kami saat itu tidur tiduran di base camp tercinta, namun tanpa ku sadari aku, benar benar ter tidur pulasss... lass... entah berapa jam lama nya aku tertidur di tempat itu, yang ku tahu, saat aku terjaga waktu itu,  situasi bascamp ku sudah agak gelap dan sunyi.

sambil masih setengah sadar dan tidak dengan posisi tertelungkup pikiran ku mulai berkerja... looh ko aku sendirian, mana temen temen aku???? , setelah kesadaran ku 100 % pulih baru aku sadari kalau aku di tinggal sendirian oleh temen temen ku sialan itu

di benak ku saat itu memaki sendiri di dalam hati, sialan aku di kerjain rupanya!!  awas ya nanti kalau ketemu

dengan posisi masih tertelungkup aku pun beranjak duduk , sambil memutar mata ku memandang sekeliling di depan ku, suasana semak belukar dimana  kalau di siang hari terasa nyaman dan sejuk karena rimbun dedaunan, namun saat itu telah berubah, terasa sangat menyeramkan, juga agak gelap, karena tanpa aku sadari rupanya waku sudah sangat sore hari, mungkin kira kira jam setengah enam sore barangkali, di mana sinar matahari sudah jauh tergelincir di ufuk barat, hampir sama sekali sudah tidak ada cahaya yg masuk,  hanya menyisakan sinar kuning ke merah merahan aja,  itupun sedikit sekali yang menembus di beberapa celah semak belukar base camp ku, remang remang memang masih terlihat beberapa bagian dalam semak semak itu,  sisa nya sudah gelap gulita,  yang membuat ku menelan ludah,  aku sendirian di tempat itu  soob, hiks... hadooouuuuh.... teriak ku saat itu di dalam hati.

tanpa pikir panjang lagi dengan rasa takut yang mulai menjalar,  aku bermaksud untuk segera pergi meninggal kan tempat itu.. dengan bertumpu pada tangan kanan ku , aku bermaksud untuk bangun dengan setengah berdiri memutar ke arah lorong bascamp untuk keluar, karena kalau langsung  berdiri tentu kepalaku pasti tersangkut ranting semak semak bagian atas ... tapi pada moment itu... saat aku memutar tubuh ku...  ohh... no..astagfirullah.. apaan itu??? gak jauh dari belakang tubuh ku , yaitu disisi kanan tangan ku ko ada sesuatu...wedew..apa itu,  jelas sekali ku lihat seperti sebuah tangan, entah kaki tapi besar banget selain itu juga hitam dan berbulu lebat dengan posisi seperti sedang terduduk dengan menekuk kedua kaki,  seketika itu juga sob, jantung aku nih se akan akan langsung mentok sampai di ubun ubun saking kaget nya, sambil berusaha menguasai ke adaan sedikit sedikit pandangan aku naikan ke atas pelan pelan sekali,  ku perhatikan betul betul, entah apa yang akan kulihat secara utuh... aku pikir itu anjing atau kambing ,tapi ga mungkin,  karena itu besar banget sob,  malah kaya anak kerbau kira kira besar nya,  tapi ga mungkin juga ada anak kerbau masuk ke dalam base camp, karena secara lobang masuknya aja cuma se ukuran anak anak kecil,  itu juga masuk nya harus sambil jongkok, kembali ke penampakan si mahluk tersebut,  sambil tersurut,  sedikit ku berani kan diri menatap apakah itu di hadapan ku saat itu...

bentuk penampakan mahluk itu jelas lah sudah, bukan anjing atau apalagi kambing lebih tapi lebih mirip seperti monyet atau gorila,  sampai saat ini saya masih belum bisa meng kategori kan jenis mahluk apakah itu tapi yang jelas sebangsa mahluk halus atau jin, adapun ciri ciri fisik nya seperti ini sob,

bentuk keseluruhan menyerupai badan manusia yang besar gede tinggi gemuk dan kekar, dengan dipenuhi bulu

dan  di keseluruhan badan, baik tangan kaki pokok nya semuanya di penuhi dengan bulu yang sangat lebat, sampai mukanya pun semua berbulu, dengan posisi yang terduduk dia menatap tajam ke arahku, cuma aneh nya pandangan matanya tidak mensyiratkan bengis atau sadis malah seperti sangat bersahabat, tidak seperti misal matanya merah menyala dan garang atau apa gitu, dan juga maaf, malah hampir mirip kaya manusia kekar hanya penuh dengan bulu saja.  berdiam disitu seakan akan dari tadi menemaniku, dan pada bagian kepalanya juga tumbuh rambut agak panjang hampir sebahu. dia terus saja memandangi ku tak berkedip saat itu,, justru aku yang beberapa kali ku kedipkan mata tapi mahluk itu tetap aja exis, alias  ga juga hilang hilang.

mana  saat itu,  jarak antara mahluk itu dan aku gak begitu jauh mungkin hanya 1 meter dariku namun , untungnya tubuh ku ga merasa kaku atau gak bisa bersuara, hanya rasa kaget aja yg luar biasa menderaku saat itu....bayangkan kalau saat itu aku gak bisa menggerakan tubuhku.. haduh ,ga tau deh bakal gimana ceritanya, akhirnya,  tanpa panjang judul,  tanpa banyak komentar, langsung aku mengeluarkan teriakan sakti saat itu.... EEEmmaaaaaaaak....... sambil berlari menerobos keluar lorong bascamp tersebut.

aku lari, sepontang panting nya sambil sesekali nengok kebelakang, sampai pada akhir nya aku, sampai juga ke rumah ku yang saat itu terdengar suara adzan magrib...setelah setibanya aku di rumah badanku lemes keringetan juga gatel gatel, napas ngos ngosan irama jantung apalagi bener bener dag dig dug kaya musik dugem.

di ruang tengah rumahku,  sambil memegangi kedua lutut yang bergetar ... ibuku tercinta malah mendamprat aku,

ti mana wae maneh,  magrib magrib nembe balik geura mandi sia bau badot...( dari mana aja kamu magrib magrib baru pulang, cepet mandi bau kambing  )

sambil mengatur nafas penulis menjawab, kasarean di kebon ma... hiiiy tadi aya jurig buluan ( ketiduran di kebon  bu, hiiiy tadi ada  hantu berbulu )

hahahahahahahahaha.... kira kira begitulah sepenggal kisah penulis saat iu di akhiri dengan dampratan ibuku tersayang, maaf kalau cerita nya kepanjangan .. dan kuram seram..

se betul nya kisah ini masih  berlanjut,  yang ternyata si mahluk itu  mengikutiku terus mulai saat itu.

untuk kisah nya nanti penulis lanjut kan lagi...di lain kesempatan ok,

bagi umat muslim sebentar lagi bulan ramadhan akan segera ber akhir semoga amal ibadah puasa kita di terima Allah swt, dan menjadi diri yang lebih baik lagi, saya pribadi mengucapkan selamat hari raya idul fitri mohon maaf lahir dan batin terimakasih... wasalam

Comments

Popular posts from this blog

Cerita Horor Ritual Pocong

Ketemu Pocong Bungkuk

Penghuni Kandang Kambing