HANTU BERGAUN MERAH | Episode Ke 2 End




Pada suatu hari ketika aku sedang main ke salah satu  kontrakan kawan ku sebut saja si mufti (samaran) seperti biasa kita ngobrol ngalor ngidul sambil ngopi bareng, tiba tiba dia bercerita yang berkaitan tenteng prihal kematian kawan ku si eko.

Sob, di sini nih aku mulai berkeringat dan betul betul di buat menelan ludah asli gak main main sob, karena kok bisa bisanya kawanku satu ini ( mufti ) padahal dia beda bagian kerja dengan aku dan aku pun ga pernah banyak cerita mengenai fenomena yang terjadi di tempat kerja ku, tiba tiba berkata seperti ini,

Mufti :   ry di tempat bagian kerja kamu itu awas kamu harus hati hati, di tempat bagian kamu ada mahluk yang bawa bala, (bahaya,kesialan) dia sering nampakin wujud perempuan pake baju Merah Sekonyong- konyong desiran  aliran darah ku serasa berhenti seketika saat itu, mendengar kawan ku berbicara seperti itu, kembali berucap kawan ku mufti berkata lagi,

Mufti :   sepertinya  nya almarhum juga sebelum kejadian hari naas dia bertemu atau berpapasan sama mahluk itu.

Saya: masa sih muf, mana ada mahluk begitu bisa buat orang celaka Kala itu spontan aku menjawab seperti itu karena hati nuraniku jelas jelas menolak apa yang di ucapkan mufti, iya dong,  karena menurut ku musibah atau takdir nya seseorang bukan di tentukan oleh mahluk astral, tapi karena memang sudah kehendak dari yang maha kuasa, namun justru yang membuat aku sedikit takjub yaitu si mufti ko bisa tau perihal wanita bergaun merah nya itu, ciri cirinya persis seperti yang pernah di ceritakan kawan ku ujang  beberapa waktu lalu dan dia meninggal setelah tidak lama melihat mahluk itu walau pun dikarenakan sakit,  itu aja yang membuat ku sedikit tercengang, karena apa?? karena waktu kejadian ujang dulu bercerita perihal melihat hantu perempuan berbaju merah itu,  temen ku mufti ini belum berkerja jadi
karyawan di pabrik ini. Kembali ke pembicaraan tadi , si mufti berkata lagi

Mufti:   takdir ada pun ajal seseorang memang semua hanya haq nya tuhan, baik itu kapan dan waktunya hanya tuhan yang tau, dan yang bisa mematikan atau pun menghidupan tentu tuhan bukan mahluk astral, tetapi yang saya maksud adalah membawa bala, ada pun kenapa bisa begitu kembali pada yang haq. Tetapi cara.. Seperti hal nya orang yang melakukan lelakon pesugihan lalu siapa yang menyebabkanjatuh nya para korban yang di jadikan tumbal??  Kamu ngertikan

Aku tidak menjawab kala itu walau di hatiku meng amini apa yang di ucapkan kawan ku mufti, lalu untuk menjawab rasa penasaran ku, aku bertanya, sama kawanku itu

Saya:    kamu tau dari mana muf, kalau di bagian kerja ku itu dihuni mahluk wanita berbaju merah?? Apa kamu pernah liat sendiri??

Mufti:   ya malah saya sempet berkomunikasi ko ama dia sahut mufti!! saya membuka mata batin saya sewaktu saya setelah shalat isa di laboratorium, saya ga ada maksud apa apa sih ! Cuma pingin tau aja ada apa disini dengan nada santai berucap.

Kemudian mufti pun berbagi menceritakan dari awal mengenai penglihatan ghaib nya dilokasi pabrik tempak ku berkerja, dia bertutur panjang lebar begini ceritanya, ketika dia  tengah melakukan shalat isya dia merasakan energi negative yang sangat kuat sekali sehingga dia memutuskan untuk membuka mata
batin nya setelah selesai melaku kan shalat isya. Dengan di awali shalat sunah setelah ba’da isa 2 rakaat,  mulai lah dia membuka mata batin nya, saat itu di menceritakan di dalam ruangan lab saat, itu banyak sekali mahluk astral yang berkumpul, seperti penampakan pocong dengan wajah yang penuh ulat dan belatung, miskun, dan penampakan mahluk hitam bertubuh besar dengan warna merah menyala nyala berdiri di ujung ruangan, dan termasuk mahluk wanita yang berbaju merah tersebut sob, menurut cerita dia lagi, itu mahluk wanita itu berada persis di samping kawanku kala itu dengan posisi membelakangi kawan ku, lalu oleh kawan ku si mahluk itu di Tanya begini, coba kamu nengok kesini kenapa kamu membelakangi saya? ?  kemudian mahluk itu pun membalikan badan menatap tajam ke kawan ku mufti itu.

Masih berdasarkan penuturan kawan ku si mahluk berbaju merah itu wajah nya seperti terkelupas sebelah dan maaf biji matanya pun menyembul keluar dengan penuh bercak darah,  menatap kawan ku dengan penuh kebencian,saat itu juga kawan ku sempat sedikit mengernyit kan dahi melihat penampakan seperti itu, namun bagi dia hal seperti itu sudah biasa.

Saat saat dia berkomunikasi dengan si baju merah tiba tiba mufti melihat dari ujung sungai di luar areal pabrik melihat ada seberkas cahaya putih yang cukup silau, dan tak  lama terlihat seperti muncul sesosok seorang laki laki berjalan ke arah nya, dengan perkiraan usia setengah baya dengan kain yang di slempang
kan di badannya dan menggunakan celana hitam pangsi memegang tongkat, dengan waktu persekian detik bapak bapak ghoib itu sudah ada di hadapan kawan ku mufti, terjadi ke anehan saat itu, menurut kawan ku ketika orang tua itu datang, semua mahluk astral yang berada di sekeliling nya seperti ketakutan
semua pergi dari tempat itu termasuk si mahluk berbaju merah itu, meninggalkan kawan ku mufti bersama sosok gaib berupa orang tua setengah baya itu.

Setelah mnegucapkan salam dan di jawab salam oleh kawanku bapak itu menutur kan kalau daerah itu termasuk areal pabrik ini adalah area kekuasaan dia, dan bapak itu juga berpesan kalau siapa pun yang bertemu atau melihat mahluk berbaju merah tadi lebih baik menghindar atau berbalik arah jangan sampai berpapasan begitulah pesan nya, dan dia juga menunjukan suatu tempat kepada kawanku apabila menginginkan suatu barang tempat tersebut dalam penglihatan kawan ku kala itu seperti di belakang sebuah mushola yang menurut penglihatan kawanku mufti lokasinya berada di areal rumah yang sangat besar dan ada satu kuburan.

Tak terasa malam semakin larut, Setelah selesai bercerita sambil melanjut kan ritual mengopi aku sempet termenung beberapakali, rupanya kawan ku yang satu ini punya kelebihan, yang kata orang six sense atau indigo kali nih, jadi pantas dia mengetahui hal hal yang sebelum nya pernah di ceritakan ke aku, seperti apa yang pernah di lihat ujang, namun sayang kalau kawan ku yang kecelakaan dia memang pendiam ga pernah bercerita apa apa, mengenai keberadaan si mahluk merah itu, tak selang beberapa lama  akhir nya aku pun pamit pulang.

Semenjak meninggal  nya kawan ku yang satu divisi dengan ku, membuat team di divisiku jadi berantakan, karena ga mudah melatih karyawan yang baru untuk bisa langsung mengerti proses produksi di bagianku, malah semenjak itu dari kesemua kawan ku yang sudah menguasai mesin produksi,  malah satu persatu mereka pada berhenti berkerja dari pabrik itu, sampai sampai di grup aku dari 8 orang kini tinggal sisa 1 orang berikut aku sendiri , sungguh bulan bulan yang melelahkan.

Total di bagian divisiku saat ini, bisa di bilang semua fress karyawan baru, pelan pelan tapi pasti akhir nya mereka mulai menguasai pekerjaan masing masing dan waktu itu pula aku sudah menjabat sebagai kepala divisi, bukan hanya satu divisi tapi bisa di bilang 3 bagian divisi jadi tanggung jawab aku, senang juga sih… tapi baru 1 bulan menjabat sob, aku tidak lama pun berhenti kerja di pabrik itu. Di karenakan ada tawara kerja yang sangat menarik di tempat lain yang membuat aku memutuskan untuk pindah kerja…. Setelah kepindahan ku dari tempaat itu selang beberapa bulan aku dapat kabar lagi sob, lagi lagi salah satu bekas anak buahku di didivisku, meninggal dunia * , sepulang kerja, motor nya nabrak jembatan dekat rumah nya sungguh ironis juga aneh…. Selama aku bekerja di sanabisa di bilang hampir tiap taun ada aja yang meninggal terlebih itu semua dari bagian divisiku… kalau mengingat ngingat semua itu jadi bergidik sendiri.. sampai sekarang yang selalu menjadi pertanyaan ku yaitu benarkah mahluk perempuan berbaju merah itu yang menyebabkan semua petaka ini. 


Comments

Popular posts from this blog

Cerita Horor Ritual Pocong

Ketemu Pocong Bungkuk

Penghuni Kandang Kambing